Lulus Ujian AAMAI

Prinsip Asuransi : Kontribusi

Posted in prinsip asuransi by arie pratama on Maret 10, 2010

  1. Definisi Contribution

Contribution is a right of an insurer to call upon others, similarly, but neccesarily equally liable to the same insured, to share the cost of an indemnity payment.

2.  Corollary of Indemnity

Memfokuskan pada proporsi tanggung jawab penanggung yang bertanggung jawab atas peril/subject matter of insurance yang sama, dalam hal terjadi double insurance sehingga tertanggung tidak mendapatkan indemnity lebih dari kerugian yang diderita.

Hal yang pokok di sini adalah bila penanggung telah membayar ganti rugi penuh, penanggung dapat menutup kerugiannya dari penanggung lain dengan proporsi yang seimbang.

selengkapnya silahkan download link dibawah ini :

kontribusi

selamat belajar, semoga sukses.

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Imron said, on Mei 21, 2010 at 1:18 pm

    mas klo penerapan prinsip insurable interest asuransi jiwa unit link bagaimana?
    tengkyu

    • arie pratama said, on Mei 25, 2010 at 11:57 am

      terimakasih atensinya mas imron. kebetulan saya bergelutnya dibidang asuransi kerugian. tapi saya coba jawab menurut pengetahuan saya. mohon buat pembaca yang tau bisa membantu atau mengkoreksi bila salah.
      asuransi jiwa kontrak asuransinya berbentuk santunan, yang mana besarannya ditentukan sendiri oleh tertanggung. hal ini karena jiwa sebenarnya tidak bisa dinilai dengan uang. asuransi hanya menetapkan maximal limit yang bisa diberikan sebagai santuan atas resiko yang dijamin dalam polis.sehingga kontraknya biasanya non indemnity. apabila terjadi klaim, maka tertanggung akan mendapatkan santunan sesuai dengan yang diatur dalam polis. biasanya dibedakan antara cacat sebagian, cacat keseluruhan, hingga kematian. polis juga mengatur ahliwaris yang menerima santunan bila tertanggung dalam hal ini meninggal dunia.
      kaitannya dengan insurable interest, bahwa tiap jiwa seseorang biasanya berkepentingan dengan dirinya sendiri maupun orang lain disekitarnya. dalam teori insurabel interest asal ada kepentingan antara seseorang dengan objek yang dipertanggungkan (bisa berarti benda maupun jiwa) yang mana dapat diukur secara finansial dan sah menurut hukum. maka kontrak asuransi dapat dilakukan.contohnya apabila seseorang, mengasuransikan jiwanya untuk kepentingan ahli waris kelak yang ditinggalkan bila yang bersangkutan meninggal dunia, atau seseorang mengasuransikan jiwanya untuk kepentingan kreditnya dengan pihak ketiga, nah kalo asuransi jiwa untuk unit link pada prinsipnya sama, tapi diperluas dengan investasi yang akan menghasilkan return buat tertanggung. sepengetahuan saya, asuransi jiwa unit link itu, premi yang dikumpulkan dibagi menjadi dua bagi, bagian pertama untuk disetor kedalam poll sebagai cadangan klaim. bagian kedua dikelola oleh manajer investasi kedalam saham yang nantinya bisa menghasilkan return bagi pemegang polis. tentunya juga mengandung resiko (tidak selalu untung).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: